Hubungi Kami : 0821 2371 7878 Wednesday - Dec 07, 2016
Atap Baja Ringan

Biaya Renovasi Rumah


desain-rumah-renovasi123

Biaya membangun atau renovasi  rumah merupakan hal penting yang harus Anda ketahui sebelum membangun atau renovasi rumah, supaya tidak terjadi pembengkakan biaya. Karena banyak orang yang masih awam bagaimana cara menghitung biaya untuk membangun sebuah rumah. maka dari itu Anda pun di tuntut untuk teliti dalam menyusun sebuah rencana pembangunan rumah baru atau renovasi rumah.

Biaya membangun atau renovasi  rumah merupakan hal penting yang harus Anda ketahui sebelum membangun atau renovasi rumah, supaya tidak terjadi pembengkakan biaya. Karena banyak orang yang masih awam bagaimana cara menghitung biaya untuk membangun sebuah rumah. maka dari itu Anda pun di tuntut untuk teliti dalam menyusun sebuah rencana pembangunan rumah baru atau renovasi rumah.

Tentunya Anda tak ingin menjadi korban arsitek atau bahkan kontraktor bangunan “nakal” yang membohongi kita hingga berakibat membengkaknya biaya pembangunan rumah untuk hal-hal yang harusnya tidak perlu.

Dalam menghitung biaya bangun rumah pada prakteknya tidak ada sebuah rumusan yang baku untuk menghitung biaya yang harus Anda keluarkan untuk membayar jasa arsitek dan jasa kontraktor bangunan rumah Anda, karena sangat tergantung dari kualitas pekerjaan dan pengalaman si arsitek dalam membuat desain rumah dan si kontraktor itu sendiri.

desain-rumah-bandung

Faktor Yang Mempengaruhi Biaya Membangun Rumah

Besarnya biaya membangun rumah dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menentukan dan ditentukan oleh Anda sendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi dari mulai perencanaan , proses pelaksanaan hingga tahap ahir adalah sebagai berikut

  1. Pembuatan desain (biaya desain arsitek)
  2. Pembuatan IMB (Ijin Mendirikan bangunan), dan
  3. Biaya pembangunannya sendiri (biaya membangun rumah dan fee kontraktor)

Anda dapat memilih untuk mengambil semua proses tersebut atau hanya sebagian saja, sesuaikan dengan kondisi keuangan dan aturan pemerintah setempat.

Biaya Desain Arsitek (Desain Rumah)

Pada umumnya biaya desain arsitek atau desain rumah biasanya berkisar antara 2 – 4% dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah. Harga / biaya desain rumah biasanya ditentukan oleh kesepakatan antara pemilik rumah dan arsitek dengan desain rumah yang Anda inginkan sebagai pemilik. Dari kesepakatan yang membahas desain rumah tersebut maka akan diperoleh nilai harga per m2 bangunan, dimana nilai tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan fee desain arsitek sebelum RAB final selesai dibuat.

Selain itu, bisa juga harga desain rumah ditentukan berdasarkan harga per m2 yang pada umumnya bila lokasi berada di Jakarta harganya akan berkisar pada 80 ribu – 165 ribu/m2. Apabila ditemukan harga desain rumah yang melebihi itu maka biasanya arsitek tersebut sudah cukup mempunyai nama, pengalaman  dan terbiasa mengerjakan proyek-proyek besar yang bernilai hingga miliaran rupiah.

Biaya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)

Biaya yang harus dikeluarkan untuk Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan hal agak sulit ditentukan, karena biasanya tergantung negosiasi Anda kepada pejabat di dinas bangunan setempat di wilayah di mana Anda berada.Tapi pada umumnya biaya yang biasa dikenakan adalah Rp 25 ribu/m2.

Biaya Jasa Kontraktor Bangunan

Untuk biaya jasa kontraktor, ada tiga sistem pembayaran yang biasanya dilakukan, yaitu:

Sistem COST AND FEE

Besarnya harga kontraktor bangunan didasarkan pada persentase keseluruhan estimasi biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik rumah yang umumnya berkisar antara 10 – 15%. Kelemahan dari sistem ini adalah adanya potensi merugikan sang pemilik rumah yang akan terjadi bila pihak kontraktor yang mengerjakan rumah Anda “nakal”, dengan mengulur-ulur waktu pengerjaan rumah. Hal tersebut berakibat pada membengkaknya biaya membangun rumah Anda dan secara otomatis biaya untuk membayar jasa kontraktor pun ikut membengkak.

Sistem FIXED COST AND FEE

Sistem ini hampir sama dengan sistem pertama, perbedaannya adalah fee jasa bangun rumah yang akan diterima pihak kontraktor sudah ditentukan di awal, sehingga berapa lama pun pekerjaan bangun rumah Anda, biaya bangun rumah yang harus Anda keluarkan untuk membayar fee kontraktor sama saja.

Sistem BORONGAN ATAU LUMPSUM

Sistem ini biasanya diambil oleh pemilik rumah yang tak ingin repot dengan urusan keuangan proyek. Pembayaran biaya bangun rumah dilakukan secara mencicil, biasanya berdasarkan termin yang telah disepakati bersama.

Ilustrasi Perhitungan Biaya Membangun Rumah

Misalkan, Anda memiliki luas tanah 100 m2, dan luas bangunan yang akan Anda bangun 60 m2. Design yang Anda inginkan adalah 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, garasi, dan 1 kamar pembantu.

Selanjutnya, kita asumsikan saja biaya jasa arsitek Rp 100 ribu/m2, biaya IMB 25 ribu/m2, biaya bangunan 3 juta/m2, sehingga total biaya membangun rumah yang harus dikeluarkan adalah sebesar:

  • Jasa arsitek Rp. 100 ribu/m2 x 60 m2 = Rp. 6 juta.
  • IMB Rp. 25 ribu/m2 x 60 m2 = Rp. 1,5 juta.
  • Biaya bangun rumah Rp. 3 juta/m2 x 60 m2 = Rp.180 juta.
  • Jasa kontraktor Rp. 10% x 60 m2 x 3 juta/m2 = Rp. 18 juta.
  • Maka, total biaya yang harus Anda keluarkan adalah sebesar Rp. 205,5 juta.

Dengan contoh hitungan seperti tersebut di atas, kami berharap bisa membantu Anda dalam menyesuaikan dan menghemat biaya membangun rumah yang akan Anda keluarkan dengan kebutuhan rumah yang akan Anda bangun.

Contact Person : 0821-2371-7878

Jasa Outbound

Predefined Skins

Primary Color

Background Color

Example Patterns

demo demo demo demo demo demo demo demo demo demo