Hubungi Kami : 0821 2371 7878 Monday - Dec 05, 2016
Atap Baja Ringan

Desain Rumah Hijau


desain-rumah-alam

Konsep rumah hijau saat ini sedang mengalami kenaikan popularitas. Rumah hijau, atau yang juga banyak disebut sebagai rumah ramah lingkungan memang berkaitan erat dengan isu lingkungan yang juga sedang menjadi bahan perbincangan hangat di seluruh dunia. Rumah hijau dianggap sebagai salah satu langkah jitu yang dapat diambil untuk ambil bagian dalam penyelamatan lingkungan. Seperti namanya,

Konsep rumah hijau saat ini sedang mengalami kenaikan popularitas. Rumah hijau, atau yang juga banyak disebut sebagai rumah ramah lingkungan memang berkaitan erat dengan isu lingkungan yang juga sedang menjadi bahan perbincangan hangat di seluruh dunia. Rumah hijau dianggap sebagai salah satu langkah jitu yang dapat diambil untuk ambil bagian dalam penyelamatan lingkungan. Seperti namanya, konsep rumah hijau adalah konsep rumah yang dalam proses pembangunannya tidak merusak lingkungan, bahan material yang dipakai tidak mengganggu ekosistem dan dalam pengoperasiannya sebisa mungkin tidak merusak alam atau bahkan justru memberikan kontribusi kepada alam untuk berkembang dan terpelihara. Oleh sebab itu, rumah hijau membutuhkan perhitungan khusus, dari mulai proses perencanaan, pembangunan hingga penggunaannya.

Secara umum, ciri konsep rumah hijau adalah:
 Bahan bangunan yang dipakai tidak merusak lingkungan. Misalnya tidak memakai kayu atau bamboo tetapi menggunakan besi, beton, baja ringan atau yang sejenisnya yang dalam proses produksinya tidak memerlukan penebangan pohon atau merusak alam.
 Tidak merusak alam, mulai dari proses perencanaan hingga pembangunan. Misalnya, desain dibuat sedemikian rupa sehingga pohon yang tumbuh di lahan tersebut tidak perlu ditebang, kemudian saat pembangunan berlangsung ekosistem yang ada di sekitar juga diberikan perlakuan dan perlindungan agar tidak rusak.
 Terdapat tempat untuk tanaman tumbuh. Tempat tersebut bisa saja diletakkan pada dinding bahkan bagian atap. Bahkan, beberapa bangunan atau gedung di dunia membuat atap yang dapat ditumbuhi tanaman berukuran besar.
 Memanfaatkan energi alam. Misalnya dengan memberikan lubang atau jendela berukuran besar dan cukup banyak hingga udara dari luar bisa dengan mudah masuk. Dengan demikian, udara di dalam rumah akan tetap sejuk meski tidak memakai pendingin ruangan. Hal itu juga mengurangi penggunaan listrik, terutama pada siang hari karena sinar matahari dapat dengan mudah masuk. Banyak pula konsep rumah hijau yang memakai solar cell atau listrik tenaga surya untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN yang hingga saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil.
 Tidak menutup halaman dengan tembok beton. Hal ini bertujuan agar air hujan tetap dapat diserap dengan baik oleh tanah sehingga kondisi air tanah tetap terjaga.
 Memasang lubang biopori di halaman rumah sebagai sarana penyerapan air.
 Memasang bak atau drum penampungan air hujan di bawah talang air. Pada beberapa gedung, air hujan yang mengalir dari atap ditampung di bak khusus. air tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menyiram tanaman dan bahkan dipakai pula untuk menyiram kloset.
 Terdapat tanaman di halaman. Pada konsep rumah ini, tanaman bukan hanya difungsikan sebagai penghias namun juga sebagai filter agar udara yang masuk ke dalam rumah bersih. Selain itu, ada pula yang memanfaatkan halaman sebagai tempat tumbuh sayuran dan buah – buahan.

Jasa Outbound

Predefined Skins

Primary Color

Background Color

Example Patterns

demo demo demo demo demo demo demo demo demo demo