Trik Efisiensi Renovasi Rumah Tingkat 2 Hemat Biaya

Rumah tingkat atau 2 lantai tergolong ke dalam rumah tinggal menengah hingga mewah. Dengan spesifikasi minimal 2 lantai, dinding bata merah atau hebel, bahan kusen kayu kamper atau meranti, struktur lantai beton, bahan keramik atau granitile, atap genteng beton, minimal 5 kamar tidur dan 3 kamar mandi, dll. Mampu menghabiskan biaya proporsi permeter persegi mencapai Rp 3.000.000 hingga Rp 5.000.000.

Hemat biaya adalah suatu pertimbangan utama yang harus dipikirkan seseorang yang akan merenovasi rumah menjadi tingkat. Sayangnya tidak semua orang mengetahui pertimbangan apa saja yang harus diperhatikan untuk menekan biaya pengeluaran. Salah satu trik menarik yang ampuh menekan biaya renovasi rumah tingkat adalah dengan tidak membongkar lantai 1 rumah asal.

Bisakah renovasi rumah tingkat 2 tanpa membongkar lantai 1?

Dalam renovasi rumah sederhana untuk minimal 2 lantai, solusi yang paling hemat adalah dengan tidak membongkar lantai 1, mengingat ukuran lahan yang terbatas dan dana yang harus disesuaikan. Namun harus diingat juga bahwa pasti akan selalu ada bagian rumah yang harus dikorbankan. Meski begitu, bukan berarti harus melakukan pembongkaran penuh 1 rumah utuh. Cukup mengganti sejumlah ruang yang memang akan dirubah, ditambah, atau diperkuat untuk pondasi.

Untuk menambah bangunan pada rumah lama sebenarnya tidak semudah membalikkan telapak tangan namun juga tidak sesulit yang dibayangkan. Salah satu yang harus sangat diperhatikan adalah biaya yang tak enteng.

Bila anda ingin merenovasi rumah tanpa membongkar rumah lama, pertama-tama telitilah terlebih dulu kondisi bangunan rumah pertama anda. Terutama dalam struktur yang dimiliki apakah telah siap untuk dibangun 2 lantai ataukah belum.

Pasalnya bila rumah tersebut adalah rumah sendiri sejak awal dibangun, sebagai pemilik rumah pastinya mengetahui dengan tepat segala aspek yang harus dipersiapkan untuk membangun rumah tingkat.

Tetapi jika rumah itu didapat dari membeli pada orang lain, ada kemungkinan anda tidak mengetahui dengan pasti bagaimana kesiapan pondasi bangunan tersebut. Kecuali rumah itu memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang lengkap beserta gambar teknis yang jelas.
Seperti contoh, bangunan lama yang tidak layak untuk dibangun bertingkat memiliki poin tambahan yang harus diteliti lebih jauh seperti kondisi pondasi, tiang kolom beton, ring balok beton, dan sloof beton.

Untuk mengetahui hal ini bisa dengan mengambil sampel minimal dari 2 titik dengan cara menggali kedalaman pondasi. Penggalian ini cukup dilakukan diluar bangunan rumah yang tidak terpasang keramik. Selain itu bisa juga dilakukan penggalian pada pojok rumah atau sudut pertemuan dinding agar bisa sekaligus mengecek sloof, ring balok, dan kolom.

Renovasi rumah tingkat 2 hemat biaya

Salah satu faktor merenovasi rumah menjadi 2 lantai adalah karena jumlah keluarga yang bertambah. Daya tampung tidak selaras dengan kuantitas anggota keluarga. Maka dari itu solusi paling efisien adalah dengan merenovasi rumah menjadi 2 lantai dengan jumlah kamar yang disesuaikan berdasar kebutuhan.

Namun memang pasti tak akan pernah luput dari kendala, terutama terkait desain dan pendanaan. Tetapi bila dikonsultasikan dengan ahlinya, anda akan diminta membuat plan renovasi yang murah, mudah, dan menjadi hunian layak. Berikut ini adalah contoh planning yang harus dibuat pemilik bangunan yang di renovasi.

Tahapan plan renovasi rumah 2 lantai dengan budget terjangkau

Yang pertama harus dipertimbangkan adalah jumlah kamar yang akan dibuat. Hal ini akan berpengaruh pada dimensi luas untuk pengembangannya hingga pada akhirnya juga berpengaruh pada budget yang akan dikeluarkan. Seperti contoh, pengembangan suatu rumah dibutuhkan 2 kamar tidur di lantai atas. Yang artinya selain kamar tidur juga pasti dibutuhkan WC atau kamar mandi.

Tahap kedua, sebaiknya jangan membongkar seluruh bagian rumah di lantai 1 atau rumah asli anda. Pasalnya hal ini akan berpotensi menjadikan pengeluaran obesitas. Intinya, minimalkan pembongkaran pada rumah asli lantai 1.

Tahap ketiga, bila ingin merenovasi rumah sendiri tentunya diperlukan perhitungan ekstra detail terkait pengeluaran biaya yang tak terduga. Seperti contoh pembetonan tiang, ring balok, dan sloof dikarenakan keharusan membuat pondasi ceker ayam pada beberapa sudut agar kokoh menopang lantai atas.

Tahap keempat, gunakan material berkualitas baik, ideal, dan dekat jangkauan. Jangan mudah tergiur dengan harga murah saja karena pada akhirnya ini hanya jebakan untuk terjerumus pada barang terburuk. Nantinya hal ini malah akan menjadikan biaya renovasi semakin mahal dan kualitas bangunan sangat rendahan.

Tahap terakhir, pilihlah jasa tukang yang terbaik. Disini anda dituntut selektif dan teliti. Mungkin memang akan sedikit rumit, karena para pekerja bangunan saat ini sangat sulit diprediksi hasil pekerjaannya. Namun anda bisa manfaatkan review dari orang-orang terdahulu yang memakai jasa tukang tersebut. Tanyakan bagaimana kinerjanya dan budget yang perlu dikeluarkan untuk membayarnya.

Jika ada informasi lebih lanjut yang ingin diketahui, boleh kunjungi jasa 123 guna mendapat gambaran spesifikasi renovasi rumah tingkat 2 lebih mendetail.